“Saya mau kemana?”
“Mau jadi apa?”
“Kehidupan seperti apa yang saya inginkan?”

Ini adalah 3 pertanyaan wajib yang harus ditanyakan pada diri sendiri.

“Keinginan sih ada, tapi umur udah segini. Mana bisa lah.”

Nah, Anda baru saja, kalau boleh pakai analogi paling keji, membunuh diri sendiri.

Tiga pertanyaan di awal tulisan ini tidak dibatasi oleh usia. Berapa pun usia Anda sekarang, tanyakan 3 hal tersebut pada diri sendiri. Kalau pun Anda sudah berumur 50 bahkan hampir 60 dan sebentar lagi pensiun, jangan sekadar berkata, “Yah…. namanya sudah tua, setelah pensiun mau apa lagi. Paling bantu urus cucu.” Maka itulah yang terjadi!

Atau Anda bisa mengubah arah hidup dengan 3 jawaban berikut. Setelah pensiun saya mau buka usaha catering. Saya ingin jadi pengusaha catering yang sukses & terkenal di kota saya. Maka kehidupan hari tua saya tetap produktif, bahagia, bahkan masih bisa membiayai cucu jalan-jalan ke luar negeri.

Jadi, berapa pun umur Anda, di fase hidup apapun Anda saat ini, coba berhenti sejenak dan jawab 3 pertanyaan tersebut. Jawaban dari 3 pertanyaan itu adalah rumusan tujuan hidup Anda. Ibarat perjalanan, tujuan adalah pos terakhir, bukan dari keseluruhan hidup Anda, tetapi dari sebuah episode dari sekian ratus episode yang terjadi di sepanjang perjalanan hidup Anda. Tujuan adalah tempat pemberhentian yang hendak kita capai.

Dengan menetapkan tujuan, artinya Anda memberi arah sehingga jelaslah kemana kehidupan Anda seharusnya bergerak, kendaraan apa yang seharusnya Anda gunakan. Bahkan, tujuan akan membantu Anda mengambil berbagai keputusan dan menentukan prioritas dalam keseharian. Ketika punya tujuan maka Anda tidak lagi luntang-lantung, terombang-ambing antara mau tetap kerja sebagai karyawan atau menjadi entrepreneur. Mau segera mengakhiri masa jomblo atau melanjutkan kuliah S2 terlebih dulu. Yang jelas, tujuan memutus belenggu berbagai kegalauan hidup.

Mungkinkah berhasil? Jika Anda sungguh-sungguh menginginkannya, berani segera action serta tekun berdoa memohon pertolongan yang Maha Kuasa, saya berani mengatakan, insya Allah pasti berhasil!